Bentuk “Di Mana” Sering Digunakan secara Tidak Tepat dalam Kalimat Majemuk Bertingkat, Terutama dalam Kalimat Berklausa Relatif

Bentuk di mana sering digunakan secara tidak tepat dalam konstruksi kalimat bahasa Indonesia. Hal ini diduga disebabkan oleh pengaruh konstruksi kalimat bahasa Inggris yang memiliki konstruksi klausa relatif dengan konjungsi berupa kata tanya seperti what, who, when, where, which, dan how. Celakanya, ketika kalimat-kalimat berklausa relatif dalam bahasa Inggris tersebut diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, kata-kata tanya tadi sering kali hanya diterjemahkan dengan frasa di mana.

Untuk mengetahui lebih lanjut penggunaan bentuk di mana yang keliru ini, perlu dijelaskan terlebih dahulu konsep teoretis tentang klausa terikat dan klausa relatif. Pemahaman ini akan mendasari penjelasan tentang penggunaan di mana yang salah tersebut.

Klausa Terikat dan Klausa Relatif

Klausa dapat dibedakan menjadi dua, yaitu klausa bebas dan klausa terikat. Klausa bebas adalah klausa yang langsung dapat menjadi kalimat. Klausa bebas dapat menjadi klausa induk dalam konstruksi kalimat majemuk bertingkat. Klausa terikat adalah klausa yang tidak dapat langsung menjadi kalimat. Klausa terikat dapat menjadi klausa anak dalam konstruksi kalimat majemuk bertingkat.

Klausa terikat masih dapat dibedakan menjadi klausa terikat yang menjelaskan predikat dan klausa terikat yang menjelaskan unsur selain predikat. Klausa terikat yang menjelaskan predikat diawali dengan konjungsi, seperti ketika, setelah, sebelum, karena, sehingga, dan jika. Sementara itu, klausa terikat yang menjelaskan unsur selain predikat disebut klausa relatif.

Klausa relatif adalah klausa terikat yang menerangkan salah satu bagian dalam sebuah kalimat selain predikat. Biasanya, klausa relatif diawali dengan kata yang. Misalnya, bentuk yang memakai baju merah dalam kalimat Anak yang memakai baju merah itu kemarin menjuarai lomba baca puisi di sekolah.

Kata relatif itu sendiri diturunkan dari perelatifan/relativisasi (relativization) yang dalam linguistik berarti ‘proses penggabungan satu proposisi ke salah satu bagian dari proposisi lain untuk membatasi/menerangkan bagian itu. Jadi, kalimat Anak yang memakai baju merah itu kemarin menjuarai lomba baca puisi di sekolah merupakan gabungan dari dua proposisi yaitu Anak itu kemarin menjuarai lomba baca puisi di sekolah dan Anak itu memakai baju merah. Adapun bentuk yang memakai baju merah dalam contoh di atas menerangkan bagian anak itu yang berfungsi sebagai subjek.

Berdasarkan unsur yang direlatifkan, terdapat lima tipe klausa relatif, yaitu (i) klausa yang merelatifkan subjek, (ii) klausa relatif yang merelatifkan objek, (iii) klausa relatif yang merelatifkan unsur termilik, dan (iv) klausa relatif yang menghilangkan unsur nomina. Berikut dipaparkan contoh-contohnya secara berurutan.

  • Wanita yang dicari Jupri memakai kalung mutiara.
  • Heru membeli mobil yang bisa menampung sepuluh orang sekaligus.
  • Lelaki yang pacarnya bekerja di Jakarta itu sangat setia.
  • Yang berbaju biru itu pernah meneliti jenis-jenis rumput di Zimbabwe.

Selain kata yang, klausa relatif dapat diawali dengan adverbia relatif seperti waktu, tempat, alasan dan cara; dan preposisi seperti untuk. Perhatikan contoh-contoh berikut.

  • Kamu harus menentukan yang lebih baik.
  • Satpam itu tahu tempat para pencuri bersembunyi.
  • Pergilah ke tempat angin membawamu.
  • Para mahasiswa meneliti sebab warna air di sungai berubah menjadi merah.
  • Kardi berlatih cara membuat kue yang enak.
  • Kemarin waktu Budi tidur, Dedi mengambil lima butir telur dari kulkas.
  • Egi kembali ke Surabaya tempat ia dibesarkan.
  • Lala mencari alasan melakukan hal itu.
  • Mimin mempelajari cara memainkan piano dengan baik.
  • Pemerintah mengeluarkan kebijakan baru untuk membantu rakyat miskin.

Klausa Terikat dan Klausa Relatif dengan Konjungsi di Mana

Dalam praktik berbahasa sehari-hari, sering ditemukan penggunaan klausa terikat dan klausa relatif yang diawali bentuk di mana secara tidak tepat.

Kata di mana sering dipakai dalam klausa relatif yang seharusnya memakai kata yang. Perhatikan contoh berikut.

  • Pemerintah memberi bantuan kepada korban di mana mereka tertimpa bencana alam.
  • Pemerintah memberi bantuan kepada korban yang tertimpa bencana alam.

Kata di mana sering dipakai dalam klausa relatif yang seharusnya memakai kata tempat. Perhatikan contoh berikut.

  • Kami ke restoran di mana teman merayakan pesta ulang tahunnya.
  • Kami ke restoran tempat teman merayakan pesta ulang tahunnya.

Kata di mana sering dipakai dalam klausa terikat yang seharusnya memakai konjungsi seperti karena, sehingga, dan ketika. Perhatikan contoh-contoh berikut.

  • Aku berpikir semalaman bahwa kuliah itu akan menjadi sebuah pengalaman yang sangat mendebarkan di mana akan ada dosen yang membosankan dan mendebarkan jantung serta jiwa raga.
  • Aku berpikir semalaman bahwa kuliah itu akan menjadi sebuah pengalaman yang sangat mendebarkan karena akan ada dosen yang membosankan dan mendebarkan jantung serta jiwa raga.
  • Koperasi itu harus berjalan dengan baik di mana kebutuhan setiap anggota dapat dipenuhi dari sini.
  • Koperasi itu harus berjalan dengan baik sehingga kebutuhan setiap anggota dapat dipenuhi dari sini.
  • Manchester United pernah mengalami masa keemasan di mana mereka berhasil meraih banyak gelar bersama Sir Alex Ferguson.
  • Manchester United pernah mengalami masa keemasan ketika mereka berhasil meraih banyak gelar bersama Sir Alex Ferguson.

Kata di mana sering dipakai pula dalam klausa relatif yang seharusnya memakai kopula seperti yaitu atau yakni. Perhatikan contoh berikut.

  • Pada tanggal 1—2 Desember 2018, HMPS Sastra Indonesia USD menyelenggarakan sebuah acara besar, di mana Festival Sastra merupakan namanya.
  • Pada tanggal 1—2 Desember 2018, HMPS Sastra Indonesia USD menyelenggarakan sebuah acara besar, yaitu Festival Sastra.

Kata di mana sering dipakai pula dalam klausa relatif yang seharusnya memakai kata dengan. Perhatikan contoh berikut.

  • Kita akan memulai seminar sesi kedua di mana Prof. Baryadi akan menjadi pembicaranya.
  • Kita akan memulai seminar sesi kedua dengan pembicara Prof. Baryadi.

Kata di mana sering dipakai pula dalam klausa relatif yang seharusnya memakai yang (di) dalam + (…)-nya/tersebut/itu. Perhatikan contoh berikut.

  • Indonesia berhasil memenangi pertandingan melawan Thailand di mana Egi Maulana Vikri mencetak lima gol.
  • Indonesia berhasil memenangi pertandingan melawan Thailand yang dalam pertandingan tersebut Egi Maulana Vikri mencetak lima gol.

Kalimat dengan konstruksi seperti pada contoh di atas sebenarnya dapat dipecah menjadi dua kalimat dan pada kalimat kedua dapat diawali dengan kata adapun sehingga menjadi kalimat berikut..

  • Indonesia berhasil memenangi pertandingan melawan Thailand. Adapun Egi Maulana Vikri mencetak lima gol.

Penggunaan yang Tepat

Dalam buku Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Edisi Ketiga, bentuk di mana tidak dimasukkan sebagai pronomina, tetapi diakui sebagai kata tanya. Sebagai kata tanya, bentuk di mana digunakan untuk menanyakan keberadaan. Misalnya dalam kalimat Di mana rumahmu?.

Sementara itu, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kelima, bentuk di mana tidak hanya diakui sebagai pronomina berupa kata tanya untuk menerangkan tempat, tetapi juga sebagai pronomina berupa kata untuk menunjukkan tempat yang tidak tentu. Misalnya dalam kalimat Di mana ada gula, di situ ada semut.

Penulis: Sony Christian Sudarsono | Editor: Benedikta Haryanti

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


65 views